Ethnography: Principles In Practice, Third Edition & Qualitative Research Methods: The Search For Meanings

Ethnography: Principles In Practice, Third Edition

&

 Qualitative Research Methods: The Search For Meanings

Cover Buku: Ethnography: Principles In Practice, Third Edition, Paul Atkinson & Martyn Hammersley

Cover Buku: Ethnography: Principles In Practice, Third Edition, Paul Atkinson & Martyn Hammersley

Dalam sebuah penelitian, peneliti hendaknya membuat catatan agar data yang terkumpul dapat diingat dan tidak terlupakan. Selan itu, peneliti juga harus tahu perannya sebagai pewawancara. Dalam melakukan wawancara di dalam penelitian etnografi, peneliti menyeleksi informan agar data yang terkumpul relevan dan dapat menggambarkan permasalahan penelitian, yaitu informan yang peka terhadap lingkungan tersebut atau informan yang dengan sukarela mau menjadi informan dalam penelitian.

Peneliti dalam melakukan wawancara juga beperan sebagai pengamat terlibat dalam penelitian tersebut. Tipe-tipe pertanyaan yang diajukan dalam wawancara juga harus diperhatikan, yaitu bagaimana peneliti mengajukan pertanyaan yang nantinya akan menghasilkan jawaban yang relatif banyak, dan diperhatikan juga bagaimana respon terhadap suatu pertanyaan jika peneliti ajukan. Kadang informan dalam memberikan informasi bersifat perspektif menurut informan itu sendiri dan seringkali tidak bersambungan satu sama lain. Oleh karena itu, keahlian seorang peneliti dalam memilih informan akan berpengaruh nantinya terhadap hasil penelitian.

Wawancara key informan dalam penelitian antropologi medis di Sumber Agung, Lampung 2012 (dok. pribadi)

Wawancara key informan dalam penelitian antropologi medis di Sumber Agung, Lampung 2012 (dok. pribadi)

Tipe-tipe wawancara harus dikuasai oleh seorang peneliti, yakni bersifat fleksibel dan  dinamis. Peneliti juga harus melakukan pendekatan terhadap informan. Dalam memulai wawancara, peneliti harus mengetahui deskripsi dari pertanyaan yang diajukan. Panduan wawancara juga perlu dikuasai oleh seorang peneliti. Saat wawancara berlangsung peneliti hendaknya tidak menghakimi, mendahulukan orang untuk berbicara, memberikan sesuatu kepada informan dan peka terhadap keadaan. Dalam hal proses wawancara dapat pula direkam, dengan terlebih dahulu meminta izin. Penyelidikan dilakukan agar apa yang disampaikan informan sesuai dengan kondisi lapangan. Membangun relasi dengan informan juga perlu dilakukan agar tercipta suatu kondisi yang mendukung peneliti dalam mengumpulkan data. Dan setelah proses wawancara selesai ada baiknya membuat catatan agar informasi yang sudah diperoleh tidak terlupakan. (Sri Fitri Ana, Antropologi, Universitas Indonesia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s